Kota Bima,Dimensi.-Tanaman Jagung yang ada di kawasan pertanian yang terbentang seluas kurang lebih 237 hektare yang ada di watasan Dodu-Nungga-Lelamase, 2 April 2025 sore, dipanen.
![]() |
Wali Kota Bima H Arahman H Abidin SE Saat Panen Raya Jagung di Kawasan Pertanian Dodu-Nungga-Lelamase |
Panen raya ratusan hektare jagung tersebut diawali secara perdana oleh Wali Kota Bima H Arahman H Abidin SE.
Didampingi sejumlah Kepala OPD, Camat Rasanae Timur dan sejumlah Lurah, Wali Kota Bima mengawali panen raya jagung tersebut.
Pada seluruh petani, Aji Man-sapaan Wali Kota Bima., mengawali dengan kalimat pengharapan pada Tuhan Yang Maha Kuasa, "Semoga hasil panen jagung ini berlimpah dengan harga yang memadai dan pada akhirnya dapat mensejahterakan para petani"
Wali Kota juga berharap harga jagung hasil produksi para petani, dihargai dengan harga standar atau harga eceran tertinggi sebesar Rp 5.500 sebagaimana harga standar yang ditetapkan pemerintah.
"Semoga dengan panen serentak ini, mendapat keberkahan bagi seluruh petani di Kota Bima,"harapnya.
Menyoal harapan petani jagung agar harga jual jagung, tidak anjlok alias sesuai harga standar, Wali Kota Bima sebagaimana kebijakan pemerintah pusat, menyebutkan menjadi tugas Bulog yang menyerap jagung para petani sesuai harga yang ditentukan.
Hanya saja sebutnya, kemampuan Bulog tentu terbatas menyerap seluruh hasil panen jagung petani. Sebabnya, Bulog juga memiliki keterbatasan serapan jagung yang tentunya menyesuaikan dengan ketersediaan dan daya tampung gudang yang dimiliki Bulog itu sendiri.
"Membijaki harapan petani di Kota Bima, kami akan memanggil otomatis Bulog untuk duduk bersama mendiskusikan kemampuan serapan jagung petani di Kota Bima tentunya,"kata Aji Man.
Sebelumnya Lurah Dodu Yahya, berharap dan meminta pada Wali Kota Bima sebagaimana suara dan harapan para petani di tiga Kelurahan tersebut, agar hasil panen jagung ini, dapat bernilai memadai bagi para petani, dengan intervensi langsung Pemkot Bima.(RED)
0 Komentar